Selasa, 25 Oktober 2016

Inovasi Teknologi Kendaraan Mobil


INOVASI TEKNOLOGI KENDARAAN MOBIL



Pada inovasi teknologi masa kini berkembang sangat pesat khususnya dibidang transportasi roda empat/mobil. Hal tersebut menyatakan bahwa sejak pertama kali dibuat, mesin mobil mengalami evolusi berkelanjutan. Dan berkat penyempurnaan dari desain dan teknologi secara konstan, mesin-mesin yang ada saat ini semakin bertenaga, efisien dan ramah lingkungan. Seakan tak mengenal batas, para insinyur otomotif terus berusaha dan mencari cara untuk mengembangkan dan menyempurnakannya. Dan berikut ini adalah macam-macam inovasi teknologi pada mesin mobil :

      1.      Mesin empat langkah (4 Tak)

Sebelumnya mesin mobil pertama kali dibuat adalah mesin dua langkah atau yang biasa disebut mesin 2 tak. Mesin 2 tak adalah mesin pembakaran dalam yg dalam satu siklus pembakaran terjadi dua langkah piston. Mesin 2 tak disini memiliki emisi gas buang yang kotor dan mengeluarkan asap yang tebal dan juga boros bahan bakar. Berbeda dengan mesin 4 tak yang memiliki emisi gas buang yang bersih dan mengeluarkan asap yang lebih sedikit dan memiliki efisiensi bahan bakar yang cukup baik ketimbang mesin 2 tak. Mesin 4 tak adalah mesin pembakaran dalam yang dalam satu siklus pembakaran terjadi empat langkah piston yang meliputi langkah hisap (pemasukan), kompresi, tenaga dan langkah buang. Semua langkah tersebut terjadi ketika piston bergerak naik dan turun dua kali.





2. Fuel Injection

Sebelum adanya fuel injection (injeksi bahan bakar) sistem bahan bakar mobil menggunakan karburator. Karburator sendiri adalah sebuah alat yang mencampur udara dan bahan bakar untuk sebuah mesin pembakaran dalam. Dan sekarang hampir seluruh mesin dengan karburator digantikan oleh Fuel Injection (injeksi bahan bakar), sebuah sistem yang jauh lebih canggih dan efektif dalam proses pencampuran bahan bakar dan udara yang disemprotkan langsung ke ruang bakar dan dikontrol oleh ECU (Electronic Control Unit).


3. Direct Injection

Direct injection (injeksi langsung) merupakan penyempurnaan lebih lanjut dari Fuel Injection. Sesuai dengan namanya, Direct Injection memungkinkan Fuel Injection untuk melewati sebuah langkah yang menambah efisiensi mesin dengan menambah tenaga dan lebih menghemat konsumsi bahan bakar.

Pada mesin Direct Injection, komputer yang tertanam pada mesin memastikan bahan bakar dibakar tepat saat dibutuhkan, dan mengurangi terbuangnya bahan bakar secara sia-sia. Dalam beberapa hal membuat mesin bertenaga bensin mirip dengan mesin diesel yang selalu menggunakan Direct Injection.
 




4. Force Induction

 

Sistem Forced Induction (induksi paksa) digunakan pada mesin pesawat jauh sebelum akhirnya digunakan juga di mesin mobil pada tahun 1960-an. Sistem tersebut sangat bermanfaat untuk mesin kecil karena dapat menghasilkan tenaga lebih besar tanpa meningkatkan ukurannya. Sebuah mesin membutuhkan tiga hal untuk menghasilkan gerak: bahan bakar, udara, dan pengapian. Memaksakan lebih banyak udara ke dalam mesin akan meningkatkan daya yang dihasilkan oleh piston. Sebuah cara lama yang kini menjadi semakin populer adalah dengan menggunakan induksi paksa, dimana udara dipaksa masuk ke dalam ruang pembakaran dengan tekanan yang lebih tinggi daripada biasanya sehingga menghasilkan kompresi dan tenaga yang lebih besar. Proses ini lebih dikenal dengan mengetahui komponen yang menghasilkannya seperti Turbocharger dan Supercharger.



 













Sumber : http://www.acc.co.id/news/read/169/10_inovasi_teknologi_mesin_mobil_terbaik_part_1#.WA-AxMfYXIU

1 komentar: