Jumat, 29 Januari 2016

PEMETAAN PERMASALAHAN SOSIAL
DI WILAYAH
KELURAHAN UTAN KAYU








Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas
Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar
Dosen Pembimbing: EDI FAKHRI, SS., M.SOS






Disusun Oleh:
Deyan Nurleo.D. (11115794)
1KA21



FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2016






BAB I 
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Jakarta merupakan kota yang luas. Bukan hanya luas wilayahnya saja yang besar, tetapi jumlah penduduknya juga bukan angka yang kecil. Untuk itu permasalahan sosial bukan lagi hal yang awam di kota ini. Padatnya penduduk terdiri dari berbagai macam daerah, agama, suku, dan budaya. Hal tersebut jelas bisa menumbuhkan rasa perbedaan yang dapat menimbulkan pesaingan dan kebencian. Untuk itu disini  kita akan memetakan permasalahan sosial di radius sekitar dengan memberikan solusinya bermulai dari diri sendiri dan pemerintah.
1.2 Tujuan
a. Sebagai langkah awal untuk mengenali daerah terhadap kondisi masyarakat
b. Untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat


BAB II 
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian
Pemetaan sosial (social mapping) merupakan upaya mengidentifikasi dan memahami struktur sosial (sistem kelembagaan dan individu) tata hubungan antar lembaga dan atau individu pada lingkungan sosial tertentu. Pemetaan sosial dapat juga diartikan sebagai social profiling atau “ pembuatan profil suatu masyarakat “ Identifikasi kelembagaan dan individu ini dilakukan secara akademik melalui suatu penelitian lapangan, yakni mengumpulkan data secara langsungmenginterpretasikannya dan menetapkan tata hubungan antara satu dengan lain satuan sosial dalam kawasan komunitas yang diteliti.

2.2  Tujuan Pemetaan Sosial
Secara khusus pemetaan sosial bertujuan agar :

1.     Tersusunnya indikator bobot masalah dan jangkauan fasilitas pelayanan sosial dalam  kegiatan penguatan.
2.     Diperolehnya peta digitasi sebagai dasar pengembangan informasi untuk penguatan kelompok-kelompok sosial.
3.     Diperolehnya peta-peta fematik dengan sistem informasi geografis (GIS), sehingga diketahui berbagai pengaruh budaya-budaya luar.
4.     Tersusunnya prioritas rencana program penguatan berdasarkan jenis masalah dan satuan wilayah       komunitas yang ada pengaruhnya dari budaya-budaya luar.
5.     Dapat ditentukan alokasi program prioritas untuk kegiatan penguatan.
6.     Sebagai langkah awal pengenalan lokasi dan pemahaman terhadap kondisi masyarakat 
7.     Untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat.
8.     Sebagai dasar pendekatan dan metoda pelaksanaan melalui sosialisasi dan pelatihan.
9.     Sebagai dasar penyusunan rencana kerja yang bersifat taktis terhadap permasalahan yang dihadapi
10. Sebagai acuan dasar untuk mengetahui terjadinya proses perubahan sikap dan perilaku pada masyarakat


 ISI

Di Komplek Kehakiman Utan Kayu merupakan daerah yang cukup luas. Populasi disini sudah banyak ditempati berbagai kalangan penduduk asli ataupun penduduk pendatang. Berbagai rumah kontrakan ataupun kost-kostan sudah banyak di kawasan ini. Jadi tidak heran kalau di daerah Utan Kayu ini rawan sekali dengan berbagai macam tindak kejahatan. Permasalahan sosial disini cukup banyak, yaitu :

A. Kriminalitas
    Masih banyaknya preman juga menandakan wilayah Utan Kayu mempunyai tingkat kriminalitas yang cukup mengkhawatirkan. Belum lagi kasus kasus tawuran, dan kasus kemalingan dan sebagainya. Dan banyak pula kalangan pengedar narkoba/obat-obatan terlarang di kawasan ini.
    Solusinya : Mereka dalam hal ini sangat giat memberantas. Salah satunya dengan mengadakan sosialisasi yang di kemas dengan hiburan.

B. Kejahatan Seksual
    Maraknya kejahatan seksual saat ini tidak bisa dilepaskan dari lingkungan ini, dimana kejahatan tersebut tumbuh dan berkembang. Kejahatan seksual, termasuk pelecehan seksual terhadap kaum perempuan. Terutama pada kaum wanita yang sering memakai pakaian minim bahan yang bisa mengundang tindak pemerkosaan.
     Solusinya : Bagi kaum wanita pakailah pakaian yang tertutup dan tidak menunjukan aurat yang berlebihan.

C. Daerah rawan kebanjiran
    Didaerah Utan Kayu ini juga rawan banjir disaat sehabis hujan, karena banyak penduduk yang membuang sampah sembarangan sehingga membuat saluran air selokan dan kali menjadi terhambat.
    Solusinya : Diharapkan seluruh penduduk mengadakan kerja bakti setiap minggu dengan membersihkan saluran air yang terhambat sampah.


BAB III 
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Permasalahan sosial di sekitar wilayah Utan Kayu masih dikategorikan sebagai yang cukup banyak. Banyak yang harus dipehatikan dan dibenahi oleh pemerintahan maupun masyarakat. Untuk mencapai lingkungan yang sejahtera, aman, dan nyaman. Memang upaya upaya pemerintah setempat sudah cukup baik dalam menangani masalah sekitar. Tetapi peran masyarakat juga sangat penting. Terutama dalam masalah kebersihan.

DAFTAR PUSTAKA

- Saya mendapatkan info dari orang sekitar didaerah rumah saya.
      



Tidak ada komentar:

Posting Komentar